Kamis, 31 Januari 2019

Tugas 05. linux command and user management pada Debian

Linux adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Benedict To valds dari Universitas Helsinki Finlandia. Ia menulis Linux, sebuah kernel untuk prosessor 80386, prosessor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU Intel yang cocok untuk PC dan baru pad  tanggal 14 Maret 1994, Linux versi 1.0 mulai diluncurkan. Linux merupakan clone dari UNIX yang telah di-port ke beragam platform, antara lain : intel 80*86, AlphaAXP, MIPS, Sparch, dan Power PC. Sekitar 95% kode sumber kernel sama untuk semua platform perangkat keras.
Saat ini linux dikembangkan oleh General Public License(GNU) dan didistribusikan secara open source, artinya kode sumber Linux dapat dipelajari dan dikembangkan oleh siapapun. Istilah GNU juga digunakan sebagai rujukan kepada keseluruhan distro Linux yang didalamnya selalu disertakan program program lain yang mendukung sistem operasi tersebut.
Macam macam distro linux diantara lain : Stackware, RedHat, Ubuntu, Linux Mint, dan Debian. Distro linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari segi popularitas sehingga lebih populer dari versi Unix yang berlisensi dan berbayar.
1.2 Unix
Unix dikembangkan oleh grup dari pekerja AT&T di Bell Laboratory pada tahun 1969. Sistem operasi UNIX adalah kumpulan program yang berperan sebagai penghubung antara kompuer dan user. Kernel adalah program komputer yang bertugas dalam mengalokasikan system resource dan mengkoordinasi semua proses internal komputer. User berkomunikasi dengan kernel melalui sebuah program yang disebut shell. Shell adalah command line interpreter, shell mentranslate perintah yang diberikan oleh user dan mengubahnya ke bahasa yang dikenali kernel.
Unix bersifat multiuser dan multitasking. Multiuser artinya beberapa orang bisa mengakses komputer yang terinstal Unix pada saat bersamaan dan multitasking artinya user bisa menjalankan banyak program pada satu waktu.
Empat komponen dasar dari Unix antara lain :
  1. Kernel, jantung dan bagian inti dari sistem operasi. Kernel berinteraksi dengan hardware dan bertugas dalam manajemen memori, pendajwalan tugas, dan manajemen file
  2. Shell , komponen yang berfungsi untuk menerjemahkan perintah user dan mengubahnya ke bahasa yang dikenali kernel.
  3. Command and Utilities, merupakan perintah dan fasilitas yang digunakan untuk keperluan sehari hari dalam penggunaan komputer.
  4. Files and Directories, merupakan cara Unix untuk megolah data menjadi sebuah file dan memasukan file tersebut ke dalam direktori.
1.3. Perintah dasar di Linux Ubuntu
Perintah perintah ini dieksekusi dengan menggunakan terminal/console. Untuk membuka terminal ada berbagai cara diantara lain :
  1. Dash Menu | ketikan “terminal” | klik terminal
  2. Menggunakan shortcut [CTRL] + [ALT]+[T]
1.3.1 Perintah dasar untuk penanganan file
  1. Membuat direktori
mkdir nama_folder
Misalkan kita akan membuat sebuah folder dengan nama “kuliah”, maka pada terminal ketikan perintah :
mkdir kuliah
  1. Menampilkan isi folder
ls
Menampilkan daftar file dan folder yang berada di direktori yang sedang aktif. Perintal ls mempunyai atribu untuk memperoleh tampilan daftar isi direktori yang berbeda . Misalnya
  • ls -l: memperlihatkan daftar file disertai dengan atribut seperti pemilik, permission, ukuran, dan tanggal modifikasi
  • ls -a : memperlihatkan daftar file dan file tersembunyi di dalam direktori yang aktif tenpa atribut apapun
  • ls -al: memperlihatkan daftar file dan file tersembunyi di dalam direktori yang aktif dengan atribut seperti pemilik, permission, ukuran, dan tanggal modifikasi
  • ls  /direktor/ehm: memperlihatkan daftar file dari /direktori/ehm ketika kita sedang berada pada direktori sekarang
  1. Berpindah direktori
cd direktori_tujuan
Perintah ini digunakan untuk berpindah ke direktori yang lain. Contohnya kita sedang berada pada direktori home dan ingin berpindah ke direktori “film” maka perintah yang dilakukan adalah :
cd film
Perintah cd ini juga memiliki atribut yang lain untuk berpindah folder,  diantara lain :
  • cd direktori/: pindah direktori yang berada pada folder direktori
  • cd  atau cd ~: pindah ke direktori home
  • cd ../                : Pindah ke direktori sebelumnya
2. Menyalin file
cp file_yang_akan disalin direktori_tujuan
  • cp file /path/ke/direktori /sesuatu : Mengkopi file tertentu ke direktori “sesuatu”
  • cp -r folder /path/ke/direktori/sesuatu : Mengkopi semua file ke direktori “tertentu”
  • cp*.extension /path/ke/direktori/sesuatu : Mengkopi file file dengan berekstensi tertentu
  • cp nama* /path/ke/direktori/sesuatu : Mengkopi file-file yang namanya diawali dengan “nama” ke direktori tujuan 
3. Menampilkan tempat direktori yang aktif
pwd
Penggunaan perintah ini cukup mengetikan pwd pada terminal
4. Memindahkan file
mv file_yang_akan_dipindahkan direktori_tujuan
Selain berfungsi untuk memindahkan file ke direktori lain, perintah ini juga bisa digunakan untuk rename file
mv nama_file_lama nama_file_baru
Perintah ini memliki cara kerja yang sama dengan cp
5. Menghapus file
  • rm file : menghapus file
  • rm -r folder : menghapus folder
  • rm -rf folder : menghapus folder secara paksa
6. Mencari file dalam direktori
Find nama_file_atau_folder_yang_akan_dicari
Contoh :     Find cintayanghilang.txt
Perintah diatas akan mencari “cintayanghilang.txt” pada direktrori aktif. Apabila file ditemukan , maka file tersebut akan ditampilkan, tetapi jika file tersebut tidak ada, maka akan muncul notifikasi bahwa file tidak ada.
 1.3.2. Perintah dasar dalam pemrosesan teks
  1. Melihat isi file
cat nama_file
Perintah ini dugunakan untuk menampilkan isi file kedalam bentuk text.

  1. Menampilkan jumlah baris, jumlah kata, dan ukuran file (dalam byte) suatu file
wc nama_file.txt
1.3.3 Perintah dasar dalam sistem administrasi
  1. Menjalankan perintah/program sebagai super user
Terkadang perintah/program di dalam linux harus dijalankan menggunakan mode super user. Untuk melakukan itu, bisa menggunakan perintah sudo nama_perintah. Contoh :
sudo halt
Perintah diatas adalah perintah untuk melakukan halt sebagai super user, buka user biasa
  1. whoami
Perintah whoami digunakan untuk melihat user yang sedang aktif.
  1. Manajemen Proses
Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Proses dapat diciptakan dan dapat pula dimusnahkan. Proses yang pertama kali diciptakan di Linux adalah init. Setiap proses yang ada di Linux memiliki PID atau Process ID yang merupakan nomer unik yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan proses lain.
4 konsep manajemen proses :
  1. Multiprogramming, beberapa proses yang ditangani oleh satu prosessor saja
  2. Pseudoparallelism , eksekusi proses secara paralel pada sistem
  3. Multiprocessing , beberapa proses ditangani oleh beberapa prosessor
  4. Distributed Processing, Mengerjakan semua proses pengolahan data secara bersama sama antara komputer pusat dengan beberapa komputer yang lebih kecil dan saling dihubungkan melalui jalur komunikasi
Model model proses :
  1. Sequential proses
  2. Multiprogramming
  3. CPU Switching
Operasi operasi yang terjadi pada proses di linux
  1. Penciptaan proses
  2. Penghancuran / terminasi proses
  3. Penundaan proses
  4. Pelanjutan kembali proses
  5. Memblock proses
  6. Membangunkan proses
  7. Menjadwalkan proses
  8. Komunikasi antar proses
Perintah perintah dasar mengenai proses di linux
  1. Melihat kondisi proses yang ada.
ps
Perintah ps digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada.Dalam perintah ps, akan muncul keterangan PID, TTY, PID, STAT, dan COMMAND. PID adalah nomer indetitas proses, TTY adalah nama terminal dimana proses tersebut aktif, STAT besisi S(slepping) dan R (running), COMMAND merupakan instruksi yang digunakan.
Untuk memunculkan keterangan yang lain, gunakanlah atribut -u(user). Keterangan yang akan muncul diantara lain :
  • %CPU , presentasi CPU time yang digunkan oleh proses
  • %MEM, presentasi sistem memori yang digunakan untuk proses
  • SIZE , jumlah memori yang digunakan
  • RSS(real system storage) , jumlah memori yang digunakan
  • Start , waktu dimulainya proses tersebut
Selain itu proses ps memiliki atribut lain yang bisa digunakan diantara lain
1. ps -a
2. ps -au
3. ps -aux : menampilkan semua proses user maupun root secara detail
4. ps -eH  : Untuk menampilkan hubungan proses parent dan child

5. ps -eF : Menampilkan proses parent dan child serta letak prosesnya
6. pstree : Menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki
2. Melihat proses yang sedang berjalan
top
3. Menghentikan suatu proses
kill
Perintah kill digunakan untuk mengehentikan suatu proses. Ada beberapa bentuk penulisan dari perintah ini, diantara lain:
kill %<nomer job>, contoh : kill %1
kill <PID>, contoh: kill 1908
pkill <nama proses>, contoh : pkill chrome
pkillall <nama proses>, contoh : pkillall firefox

  1. Mengubah prioritas suatu proses
Renice <priorotas> <PID>


sumber:
Modul Praktikum Sitem Operasi.”Manajemen proses”
Modul Praktikum Sitem Operasi.”Basic Command Linux”

Tugas 04. macam mode network adapter di Virtual Box

Virtualbox adalah software virtualisasi untuk menginstall sebuah OS “Operating System”, kita tahu bahwa arti dari kata virtuallilsasi merujuk pada kamus Oxford adalah “Convert (something) to a computer-generated simulation of reality” yang artinya  Mengubah/mengkonversi (sesuatu) ke bentuk simulasi dari bentuk yang nyata atau real. VirtualBox pertama kali dibuat oleh Innotek GmbH sehingga namanya innotek VirtualBox, kemudian pada 2008 diakusisi oleh Sun Microsystem dan dinamai Sun VirtualBox. Hingga akhirnya kini berada di tangan Oracle Corporation dan dinamai Oracle VM VirtualBox. Software ini menjadi begitu populer karena selain memiliki kemampuan yang cukup mumpuni yang pasti aplikasi ini bersifat freeware alias gratis.
Dengan VirtualBox kita bisa ‘membuat’  komputer lain di dalam komputer yang kita miliki dengan space RAM, kartu grafis dan hardisk virtual sesuai dengan yang kita hendaki. Sehingga pada komputer virtual tersebut kita juga bisa memasang berbagai macam sistem operasi yang ingin kita pelajari.
Pada setiap Virtual Machine (VM) yang kita ciptakan di VirtualBox, kita bisa memasang maksimum 8 buah virtual network adapter. Tersedia 6 jenis pilihan hardware yang bisa kita pakai. Defaultnya, VirtualBox memilihkan PCNet FAST III karena hardware ini disupport oleh hampir semua OS. Pilihan hardware ini dapat dikonfigurasi kembali dari bagian “Network” pada dialog settings di GUI VirtualBox.
1. Not Attached (Tidak Terpasang)
Pada mode ini VirtualBox menyampaikan pada guest bahwa ada network card yang dipasang, tetapi tidak ada koneksi ke jaringan, seperti halnya ketika kabel Ethernet dicabut.

2. NAT
Saat sebuah Virtual Machine kita buat maka otomatis akan dibuat sebuah jaringan virtual dengan mode NAT pada Adapter 1. Setting jaringan NAT ini memungkinkan OS host yang memiliki koneksi internet untuk berbagi pakai dengan OS guest, artinya sistem guest juga dapat menggunakan koneksi internet yang dimiliki host tanpa memerlukan pengaturan lebih lanjut. Setting jaringan dengan model NAT akan membuat  komputer guest dapat melakukan ping ke komputer host tapi tidak sebaliknya. 



3. Bridged Adapter
Mode Bridged memungkinkan VirtualBox untuk menerima data maupun mengirimkan data ke jaringan fisik. Dengan demikian seolah-olah guest dan host adalah dua komputer berbeda yang terhubung secara fisik ke jaringan yang sama. Artinya kamu bisa melakukan routing atau bridging antara guest dan seluruh komputer pada jaringanmu itu. Sebagai contoh, jika komputer terhubung dengan dua komputer lain melalui jaringan dengan IP komputer pertama adalah 192.168.20.1, komputer kedua 192.168.20.2 dan komputer ketiga 192.168.20.3, maka OS pada mesin virtual dapat terhubung dengan ketiga komputer yang ada dengan mengatur jaringan yang dimiliki ke mode bridge dengan kartu jaringan yang dimiliki hostnya. 
Namun, untuk menggunakan jaringan dengan mode Bridge tersebut memiliki syarat yang harus terpenuhi, syaratnya adalah adapter host yang dijadikan bridge harus terhubung ke jaringan, jika tidak maka keinginan untuk menghubungkan host dengan guest melalui jaringan hanya akan menjadi mimpi belaka.

4. Internal Network (Jaringan Internal)
Mode Internal Network serupa dengan Bridged dalam hal komputer guest bisa berkomunikasi langsung dengan dunia luar. Namun demikian "dunia luar" di sini terbatas pada komputer guest lain yang terhubung pada jaringan internal yang sama.

Mode Internal Network memiliki keuntungan dibanding dengan mode Bridged dalam dua hal yaitu:
  • Keamanan, pada mode Bridged semua lalu lintas komunikasi guest harus melewati interface fisik dari sistem host. Artinya, memungkinkan untuk dilakukan packet sniffer pada sistem host yang dapat mengendus aktifitas guest. Jadi jika diinginkan komunikasi antar komputer guest pada sebuah jaringan yang sama secara aman, maka mode Internal Network-lah yang paling tepat digunakan.
  • Kecepatan, mode Internal Network lebih efisien daripada Bridged Network karena VirtualBox bisa secara langsug mengirimkan data tanpa harus melalui networking stack dari OS host. Dengan memilih setting ini hanya komputer-komputer yang ada di lingkungan virtual saja yang saling terhubung.


5. Host-only Adapter
Mode Host-only dapat dianggap sebagai gabungan dari mode Bridged dan Internal Network. Mode network seperti ini memungkinkan untuk menghubungkan OS guest dengan OS host seakan terhubung melalui jaringan. Berbeda dengan mode Bridged, Host-only tidak mengharuskan host terhubung ke jaringan.


6. Driver Generik
            Sekumpulan perangkat lunak untuk memperkenalkan perangkat keras kepada perangkat lunak system operasi, dengan perangkat lunak ini system mampu untuk menggunakan perangkat keras dengan baik.

Tugas 03. Konfigurasi routing debian

I. Pendahuluan
    Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang popmuler dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.
     Router adalaha suatu data melalui jaringan atau internet untuk dapat menuju tujuannya, proses tersebut dinamakan routing. Router adalah sebuah alat untuk mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet untuk dapat menuju tujuannya, proses tersebut dinamakan routing.

II. Alat Dan Bahan
- PC dengan OS Windows XP/7
- Printer
- Kabel LAN
- Alat Tulis
-  File image Iso ( debian 8.04)

III. Keselamatan Kerja
1. Berdoa sebelum memulai praktek
2. Memakai jas lab ketika akan memulai praktek
3. Mengikuti apa yang dikatakan oleh pembingbing
4. Memakai alas kaki ketika akan memulai praktek
5. Tidak ribut saat praktek

IV. Langkah Kerja atau materi

1. Pertama kita buka instalan debian kita,system virtualnya pindahkan menjadi harddisk diatas. ceklis harddisk dan network. kemudian klik start.

2. Lalu tunggu beberapa saat. setelah selesai proses akan muncul gambar dibawah ini.

3. Kemudian kita masukan password kita. contoh password misalkan memakai NIS atau apapun yang menurut anda mudah diingat. lalu enter.



4. Setelah itu akan muncul tampilan debian seperti dibawah ini.

5. Karena kita akan mengkonfigurasikan kedalam mode text, setelah muncul tampilan debian seperti diatas kita tekan CTRL+ALT+F1 lalu akan muncul tampilan seperti ini. masukan debian login dan passwordnya.

6. Setelah itu kita harus masuk dulu kedalam super user. ketikan perintah su, lalu masukan passwordnya kemudian enter.

7. Setelah maksud super user, kita lanjutkan kedalam menu setting network interfaces dan hostname. ketikan perintah NANO /ETC/NETWORK/INTERFACES

8. Kemudian setelah dienter akan muncul tampilan kosong. kemudian kita ketikan perintah seperti dibawah ini : (hanya untuk contoh,kalian bisa merubah address kalian sesuai keinginan kalian. ubahlah address yang digaris bawahi)
Allow-hotplug eth0
iface eth0 inet static
       address 192.168.5.78
       netmask 255.255.255.0
       broadcast 192.168.5.255
       gateway 192.168.5.1
Allow-hotplug eth1
iface eth1 inet static
       address 192.168.100.1
       netmask 255.255.255.192
       network 192.168.100.0
       broadcast 192.168.100.192
untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini. setelah selesai kita CTRL+X, lalu pilih Y kemudian enter.


9. Kemudian kita restart jaringannya. ketikan perintah /ETC/INIT.D/NETWORKING RESTART lalu enter.




10. Setelah selesai merestart, kita coba ping ip address. ketikan PING 192.168.5.78

11. Jika sudah seperti ini berarti konfigurasi jaringan kita sudah selesai.

12. Langkah selanjutnya adalah kita coba ping ip address yang lainnya. ketikan PING 192.168.100.1 lalu enter.

13. Jika sama sudah seperti ini berarti setting ip address yang telah kita buat sudah berhasil.

14. Langlah selanjutnya adalah masuk ke file untuk mengedit. ketikan NANO /ETC/SYSCTL.CONF lalu enter

15. Lalu akan muncul tampilan seperti dibawah ini. carilah tulisan NET.IPV4.IP_FORWARD=1 lalu hilangkan tanda pagar pada tulisan itu. lalu ketikan CTRL+X, lalu Y kemudian enter.

16. langkah selanjutnya adalah mengedit file kembali namun berbeda perintah. ketikan NANO /ETC/RC.LOCAL

17. diatas EXIT0 tambahkan script dibawah ini :
iptables -t nat  -A PREOUTING -s 192.168.100.0/26-p tcp --dport 80 -j REDIRECT --toports 3128
iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE.
kemudian CTRL+X, lalu Y kemudian enter.

18. langkah selanjutnya adalah mengkoneksikan ke client, cari simbol dibawah ini lalu klik kanan kemudian pilih OPEN NETWORK AND SHARING CENTER

19. kemudian pilih LOCAL AREA CONNECTION

20. Pilih properties

21. pilih internet protocol version 4 (TCP/IPv4)

22. lalu isikan ip address sesuai dengan ip address yang telah kita konfigurasikan sebelumnya. setelah selesai pilih OK.

23. lalu coba ping ip address tadi dengan pergi ke run. ketikan perintah
PING 192.168.100.1 -T lalu enter.

24. Nah jika sudah seperti ini selesailah langkah langkah mengkonfigurasikan router di debian.


V. Kesimpulan
    Kesimpulan dalam materi ini adalah bahwa langkah langkah untuk mengkonfigurasikan router didebian cukup mudah apabila kita mengetahui langkah langkah dan mempelajarinya. debian adalah sebuah os yang cukup jarang digunakan sekarang karena sudah terkalahkan oleh os os yang lain yang lebih bagus dan lebih menarik menu didalamnya. maka dari itu untuk mengkoneksikan router ke debian orang orang cukup bingung untuk melakukannya dan malas menggunakan kembali os debian. semoga bermanfaat ilmu yang saya posting ini terimakasih.

VI. Referensi